DOSEN ADALAH PENDIDIK PROFESIONAL DAN ILMUWAN

Dosen zaman sekarang bukan lagi menjadi golongan ‘elit’ alias ekonomi sulit. Tetapi memang menjadi golongan elit dalam strata kelompok masyarakat yang profesional dan bergaji lumayan. Kalau dulu ‘dosen’ sering diplesetkan dengan kerjaannya satu ‘dos’ dan penghasilannya satu ‘sen’. Namun sekarang, dosen setara dengan tenaga profesional lainnya. Dosen setiap bulannya memperoleh gaji pokok, tunjangan fungsional dan tunjangan profesi jika sudah lulus sertifikasi dosen. Bahkan jika dosen sudah Guru Besar, akan memperoleh 2 kali gaji pokok pada setiap bulannya.
Dosen sebagai pendidik profesional tentunya meniscayakan ada peningkatan dalam hal pembelajaran dan pendidikan yang telah menjadi tugas pokok dan fungsinya. Bukan sebaliknya dengan gaji yang tinggi tetapi tidak ada korelasi positif dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan pendidikan. Tentu hal itu sangat naif bila terjadi pada setiap perguruan tinggi. Sebagai dosen profesional dalam syarat undang-undang harus mempunyai kualifikasi minimal S2, bersertifikat pendidik, berkompetensi baik kompetensi paedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian. Selain syarat di atas, ada tambahan syarat lagi harus sehat jasmani dan ruhani serta mampu mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
Syarat berkualifikasi minimal S2 bagi dosen menuntut adanya liniearitas pada program studi yang diambilnya sejak S1. Jika pada strata 1 mendalami teknik sipil tentunya S2nya juga harus teknik sipil, dan seterusnya sampai S3 dan usulan Guru Besarnya harus liniear mendalami teknik sipil sehingga seorang dosen akan benar matang dan mendalam ilmunya. Dengan demikian ilmunya bukan gado-gado atau zigzag keahliannya.
Kemudian untuk menjamin keprofesionalannya seorang dosen harus mempunyai sertifikat pendidik yang dilaluinya dengan program sertifikasi dosen. Jika lulus dalam penilaian portofolio dosen maka yang bersangkutan dinyatakan lulus sertifikasi dan berhak mendapatkan tunjangan profesi sebesar 1 kali gaji pokok. Hal itu menunjukkan bahwa dosen yang bersertifikat harus sudah memiliki 4 kompetensi, baik kompetensi paedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian.
Secara paedagogik seorang dosen diwajibkan piawai dalam mentransformasikan ilmu pengetahuan kepada mahasiswa. Dosen harus pandai menjelaskan dan mengembangkan bahan ajar perkuliahan, membuat course outline, merancang teknik dan strategi pembelajaran serta menyiapkan instrumen evaluasi dan penilaian terhadap mata kuliah yang diajarkan kepada mahasiswa.

Leave a Reply

*